Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2014

LeLaH

ketika di antara hati hanya ada lamunan mungkin akan tahu bagaimanakah hati itu ketika di antara hati hanya ada nyanyian mungkin akan semakin mengerti sedang apa hati itu tapi sayang! di hati ini tak tahu mengapa hanya ada luka yang selalu datang memang, bahagia ada tapi sangatlah tipis hadirnya perih? iyaaa , itu bagiku snagatlah perihh gundah selalu ada tangis tak lagi bersuara bahkan air mata terlampau kering untuk mengalir bahkan hati terlampau sulit untuk mengerti apa itu sakit ataukah bahagia bahkan hati tak mampu lagi mengerti harus bagaimana berkata harus bagaimana berlaku  harus bagaimana mengartikan semua yang ada tidak.......tidak hatiku tak pernah berharap ada yang mengerti hatiku tak pernah berharap ada yang tahu hatiku hanya ingin berhenti dari apa yang namanya sakit cukup itu yang hatiku inginkan tak aku inginkan yang lain cukup berhentilah sakit ini cukup aku hanya ingin semua baik-baik saja cukuplah semua ini  ini terlalu lama dar...

Takdir? benarkah?

                                                                  Takdir Membawa kita pada sebuah kehidupan Kehidupan yang penuh akan warna Hitam Putih Bahkan abu abu Terkadang kita tertawa Terkadang menangis Bahkan gundah menyelimuti Ketika kita terpuruk Kaki melangkah tak lagi sama Ketika kita terjatuh Tak ada lagi yang menemani Takdir Apa yang tak bisa kita tolak Adalah takdir Takdirkah jika saat ini Hanya ada tangis Takdirkah jika saat ini Tiada keindahan Haruskah kita berkata bahwa Takdir adalah duka Tapi jika demikian Mengapa takdir mereka Berbeda dengan takdir yang kita dapat Haruskah untuk menerimanya ?...

Memang Harus Berbeda

Bukan aku tak di beri kesempatan untuk memilih tempat yang menurut kalian tak berkunci Tapi aku yang tak mau memilih tempat yang tak bergembok Bukan aku terbelenggu seperti apa kata kalian Tapi aku mencintai tempat dimana bisa aku jauh dari mentari malam Tempat dimana aku selalu melihat bintang Aku berbeda dengan cara kalian Tapi akulah yang sangat mereka harapkan Aku adalah aku yang mereka cintai Aku adalah aku yang tak pernah merasa terpenjara seperti apa kata kalian Tapi aku adalah apa yang selalu mereka pahami Aku akan selalu lebih memilih untuk menjaga apa yang sudah trpercayakan untuk ku daripada Memilih apa yang pada akhirnya akan sangat tersesali untuk kedua kalainya bahkan sampai tak berujung Aku katakan kembali bahwa aku tak suka mentari malam yang pasti akan selalu membawa pergi bintang Bukan aku tak mau keluar dari zona aman Karena aku tahu jalan inipun bukan zona aman Bukan aku naif tapi aku lebih memilih untuk menghargai diriku ...

Mentari Yang Tak Akan Terbenam

Di balik cerahnya mentari  Ada mendung yang menggelayuti  Di balik terangnya  Ada kegelapan yang menyelimuti Dan aku melihat Di balik tawamu  Ada luka yang menyayat hati Ada tangis kepiluan  Matamu tak mampu tuk  Menyembunyikan kesedihan itu Aku melihat Betapa sulit engkau membendungnya  Agar buti butir bening itu tak menetes  Aku mengerti Bahwa untukku engkau memeras keringat itu  Untukku engkau rela berjalan  Dibawah terik mentari tanpa  Satupun alas kaki yang melindungimu  Aku mengerti  Dalam setiap waktumu  Selalu mengalir doa untukku  Aku mengerti  Di setiap akhir malam Kau selalu terjaga  Bersujud Bertasbih  Dan berdoa untukku  Aku mengerti  Betapa sulit hidup yang kita jalani  Tetapi engkau  Mengajarkan aku untuk tidak terpuruk  Mengajarkan aku untuk selalu berjalan  Mengajarkan aku untuk tetap terseny...