EXPOSURE (Ketika Aku Mencintai Diriku) #Pantulan Dirimu
"Cobalah untuk memberi dirimu kepercayaan. Setelah itu kamu akan merasakan betapa bahagianya dirimu." Oktavia Hani
Hari ini kamu menatap cermin, melihat pantulan dirimu yang menyedihkan. Mata sayu itu tampak menambah gambaran layunya dirimu.
"Kamu kenapa?"
Tanya itu kamu tujukan untuk dirimu. Dirimu yang kini tampak tak yakin pada hatimu. Hatimu yang seketika memandang dirimu dengan menyedihkan. Hatimu yang mengecil, dan menatap dunia dengan pilu.
"Kamu kenapa?"
Kamu terus bertanya. Padahal kamu jelas sangat tahu jawabannya. Hanya saja, kamu bimbang harus berbuat apa. Atau lebih tepatnya, kamu bingung bagaimana cara memulainya. Bagaimana cara untuk memulai mendengarkan hatimu, juga dirimu secara bersamaan dan seimbang.
Aku menatapmu dari tadi, dari pinggir kasurmu. Aku juga melihat jejak-jejak air mata di bantal tidurmu. Kau tahu?
Aku adalah jiwa dari tubuh yang juga pernah ada di posisimu. Meratapi hal yang terasa berat, sekaligus tampak remeh. Hal yang membuatmu bimbang pada dirimu sendiri. Hal yang membuat hatimu ada di persimpangan.
Ini bukan tentang cinta, ataupun tentang orang lain. Berat yang kamu pikul muncul dari dalam dirimu sendiri.
"Kamu kenapa?"
Kamu masih menatap cermin itu, juga masih mengucapkan tanya yang sama.
Boleh aku membantumu untuk menjawab?
Kamu baik-baik saja. Percayalah padaku.
Persimpangan itu, bisa kamu pilih. Beban berat itu, bisa kamu singkirkan. Kuncinya hanya satu, percaya.
Tolong berilah dirimu kepercayaan. Tolong berilah juga hatimu kepercayaan. Kamu hanya tidak berani percaya pada segenap yang kamu miliki. Rasa ketidakpercayaan itulah yang membuat hatimu tergores, juga yang membuat dirimu merasa kecil.
Kamu sedih bukan?
Kamu tidak akan berhenti merasa sedih, merasa pilu, merasa nestapa, dan tidak juga segera keluar dari lumpur yang kamu buat. Jika kamu tidak mencoba untuk percaya.
Tolong berilah segenap jiwa dan ragamu kepercayaan. Bebaskan dirimu juga hatimu sebebas-bebasnya. Kamu butuh untuk menjaga yang kamu miliki. Tetapi, kamu tidak boleh merantainya dengan batasan yang kamu saja paham betul bahwa hal itu tidak perlu, bahkan seharusnya tidak kamu lakukan.
Percayalah, kamu baik-baik saja.
#byBee
Komentar