Lale

 Hei...

IM back.

Biarkan aku perkenalkan dia, lale. Nama yang aku ambil dari sebuah tulisan. Tulisan seseorang yang belum pernah aku temui namun tulisannya, dan nasehatnya berkali-kali menyelamatkanku. 

Beliau seorang yang sudah kembali pada-Nya. Orang baik itu menyelamatkanku.

Lale adalah nama turki dari bunga tulip. Bunga asli Turki yang bisa tumbuh berkembang jauh lebih baik di tempat barunya, Belanda.

Aku ingin menjadi seperti itu, tumbuh dengan baik, dan indah di manapun aku berada. Maka itu alasanku amat mencintai, lale. Mencintai, tulip.

Hidupku sedang tak baik. Mungkin bukan sedang tak baik tapi belum menjadi baik. Karena aku terbiasa hidup dengan situasi tak baik.

Tahun 2013 aku memulai blog ini untuk berbicara dengan diriku, untuk bersandar pada diriku.

Kali ini aku kembali, untuk bersandar lagi pada diriku.

Aku tidak berencana menganggap hidupku lebih sulit dari hidup orang lain. Karena aku tidak bisa egois dan tidak ingin tampak lebih menderita. Hanya saja di sini aku harus katakan padamu bahwa banyak alasan yang membuatku tidak ingin memikirkan proses hidup orang pada umumnya. 

Di sini, aku hanya ingin menguatkan diriku. Membantunya bersandar dengan nyaman padaku. Aku ingin mengajaknya kuat berjuang untuk menghadapi situasi yang sudah teramat berantakan ini.

Hei, Bee. Laleku.

Kita bisa hidup dengan baik, dengan benar. Percayalah dan kuatlah.

Dan jika kamu kebetulan menemukan tulisan ini, dan kebetulan sedang kesulitan kataku, "Semangat karena masing-masing dari kita, berharga."

#byBee

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mungkin Akan Kuceritakan #2

Rindu Yang Terdiam #3